PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi PersepsiOftalmologi

anisometropia

anisometropia

Ringkasan Singkat

Anisometropia adalah kondisi medis di mana kedua mata memiliki kekuatan refraksi atau fokus yang berbeda.

Anisometropia terjadi ketika terdapat perbedaan signifikan dalam kesalahan refraksi antara mata kanan dan kiri, misalnya satu mata normal (emetropia) sementara mata lainnya rabun jauh (miopia) atau rabun dekat (hipermetropia). Perbedaan ini membuat sistem visual sulit untuk menghasilkan gambaran yang jelas secara bersamaan dari kedua mata.

Jika tidak dikoreksi sejak dini, terutama pada anak-anak, anisometropia dapat menyebabkan otak mengabaikan sinyal dari mata yang lebih lemah, yang pada akhirnya memicu kondisi ambliopia (mata malas). Penanganan biasanya melibatkan penggunaan kacamata, lensa kontak, atau dalam beberapa kasus, bedah refraktif untuk menyelaraskan kemampuan fokus kedua mata.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Borish, I. M. (1970). Clinical Refraction.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback